Forum Diskusi Kota Tasikmalaya

Wilujeng sumping di forum diskusi Tasik Kota Resik

Anda belum login.

#1 2008-12-17 09:41:31

ervin_rie
CPNS
Dari: jakarta
Terdaftar: 2008-08-19
Posting: 249
Situs Web

Kerusuhan Tasikmalaya 1996

aya nu emut teu basa harita aya kerusuhan di tasik taun 1996??
kapungkur sim kuring nuju smp kelas 1.. smile
ti jam 12 tos aya bakar2an..
haseup ngebul ti sabaraha hiji bangunan..
dugika katingali ti smp 2 oge... (tpt abi sakola)
jam 5 kaayaan teu acan kondusif.. antukna uih jalan kaki ti citapen ka mangkubumi
kumargi kaayaan makin teu terkendali..
antukna sim kuring ngiring ka bumi rerencangan di cilolohan... smile
jam 6 ningali tivi .. berita2 isina semua ampir ttg kerusuhan tasik...

tapi dugi ka ayeuna da teu emut penyebabna teh naon.. hehehe
maklum basa eta masih alit.. teu ngartos perpolitikan.. smile

Offline

 

#2 2008-12-17 12:17:30

ksatria_pasundan
CPNS
Terdaftar: 2008-02-01
Posting: 189

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

muhun kang, sami..!!
kaleresan pribados oge nuju kelas 3 SMP, di SMPN 1 Tasik. kaleresan harita teh dinten kamis, jam 13 siang pribados aya acara renang ti sakola ka dadaha. nuju mapah di pasar wetan tos seueur masa bari maledogan ka toko bari takbir.
pribados oge teu teurang masalah naon, margi nuju alit keneh teu apal nanaon...!!!!
Tasik Membara tahun eta teh....!!!!
naon nya kang...!!1


salam ti ksatria pasundan smile

Offline

 

#3 2008-12-18 00:57:34

yoens
Moderator
Dari: Tasikmalaya
Terdaftar: 2008-11-06
Posting: 1333
Situs Web

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

wah kalo saya SMU kelas 1, kebeneran waktu itu saya sekolah di SMU 5 di tentapel. Pas agak sore, saya lihat sendiri, ratusan massa mengamuk di dekat SIPEK (perempatan pataruman, rs, tentapel) didepan Triguna. Waktu itu saya juga melihat beberapa orang mengambil foto (wartawan ?, Intel ?) massa tersebut.

Tapi sama saya juga kurang ngehhhh sebetulnya apa yang terjadi (waktu itu). Kalo ga salah mah sentimen ras.

Offline

 

#4 2008-12-18 01:25:46

Andri S Krisnaya
Moderator
Terdaftar: 2008-08-19
Posting: 1583

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

dipetik dari "http://www.library.ohiou.edu/indopubs/1997/01/09/0021.html"

Bagaimana awal kerusuhan yang menelan kerugian sekitar Rp 85 milyar ini?

Kamis, 19 Desember 1996

Adalah seorang santri bernama Rizal, berusia 15 tahun. Si Rizal ini adalah
santri tidak mondok alias santri kalong di Condong. Dia dihukum oleh Ustadz
Habib karena kedapatan mengutil dan mencuri barang-barang milik santri
lainnya sampai seharga Rp 130 ribu. Hukumannya berupa direndam selutut di
empang pesantren. Ini adalah hukuman yang biasa dilakukan di pondok
pesantren itu. Dan hukuman ini sudah seijin KH Makmun selaku pimpinan
pesantren.(Lihat Catatan: Sebuah Pesantren yang Berbaur dengan Masyarakat)

Rupanya, Rizal langsung melaporkan kejadian ini kepada ayahnya, Kopral
Nursamsi. Anggota Sabhara Polres Tasikmalaya ini langsung mendatangi Condong
pada hari itu juga. Setelah Nursamsi menerima penjelasan KH Makmun dan
Ustadz Mahmud Farid, 38 tahun, pihak Pondok Condong merasa urusan ini sudah
selesai.

Jumat, 20 Desember 1996

Entah mengapa datang surat pemanggilan untuk Habib Hamdani Ali, 26 tahun,
dan Ihsan, 25 tahun, dari Polres Tasikmalaya. Surat itu ditandatangani oleh
perwira jaga dan bukan oleh Kapolres Tasikmalaya Letkol Suherman.

Sabtu, 21 Desember 1996

Ustadz Mahmud bersama KH Makmun datang ke Polres Tasikmalaya memenuhi
panggilan polisi. Namun, kedatangan kedua tokoh Condong ini tanpa kehadiran
Habib. Maka, pihak Polres meminta Habib untuk memenuhi panggilan kedua pada
hari Senin tanggal 23 Desember 1996.

Senin, 23 Desember 1996

Habib Hamdani Ali tiba pukul 8.30 pagi di Polres Tasikmalaya. Dia didampingi
dua santri lainnya yaitu Ihsan dan Ate Musodiq. Ikut juga Ustadz Mahmud
Farid. Mereka datang memenuhi panggilan polisi pada hari Sabtu. Mereka
disambut empat petugas jaga.

Tiba-tiba, Kopral Nursamsi begitu melihat Habib langsung menjambak rambut
santri itu dan langsung memberinya pukulan. Entah mengapa, keempat petugas
jaga lainnya juga ikut menghajar dan menendang Habib. Melihat hal ini,
Ustadz Mahmud berusaha melerai dengan menghalangi empat polisi -- Nursamsi,
Serda Agus M, Serda Agus Y, Serda Dedi -- yang tengah membabibuta itu. Dia
ingin melindungi Habib.

Namun Mahmud malah menjadi bulan-bulanan polisi yang sudah lepas kontrol
itu. Belum puas menghajar, polisi-polisi tadi beralih menghajar Ihsan, yang
tak dapat berbuat apa-apa kecuali pasrah.

Santri Ate, begitu melihat penyiksaan terhadap ustadz dan rekan-rekannya
langsung kabur dari polres dan melapor kepada pimpinan pesantren, KH Makmun.
Tanpa menunggu lama, ayah Ustadz Mahmud ini segera melaporkan penganiayaan
atas anaknya kepada Wakil Bupati Tasikmalaya, Oesman Roesman. Dan Roeman
segera memerintahkan Kepala Dinas Sosial Politik Kabupaten Tasikmalaya untuk
meluncur ke Polres Tasikmalaya.

Menjelang dhuhur penyiksaan baru dihentikan, tepatnya ketika utusan Pemda
Tasikmalaya tiba di Polres Tasikmalaya. Ustadz Mahmud yang sudah babak belur
segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Tasikmalaya. "Saya ditendang dan
dipukuli di ruang pemeriksaan dan tahanan, sembari disuruh push-up. Dan yang
menyakitkan, ada seorang petugas memaki-maki saya dengan kata-kata kasar,"
tutur Ustadz Mahmud Farid kepada TEMPO Interaktif, Senin 30 Desember 1996,
di Pondok Pesantren Condong.(Lihat Wawancara: Dua Ustadz yang Dianiaya Itu
Bicara)

Ustadz Mahmud hanya bertahan tiga jam di rumah sakit. Karena, rumah sakit
seperti "dikepung" santri dan masyarakat Tasikmalaya yang terus berjubel dan
ingin melihat kondisi Mahmud. Atas saran keluarga, Ustadz Mahmud pulang ke
rumah diantar orang tua dan puluhan santri. Hari sudah sore, sekitar pukul
16.00.

Sorenya, sekitar pukul 17.00, Kapolres Letkol Suherman didampingi Muspida
Tasikmalaya berkunjung sekaligus bersilahturahmi dengan pimpinan pondok.
Dalam pertemuan itu dicapai kesepakatan pihak pesantren tak akan menggugat
polisi yang menyiksa pengasuh Condong. Kapolres pun meminta maaf atas
perbuatan anak buahnya dan segera akan menindak oknum polisi tersebut.
Selain itu, pihak Polres akan menanggung seluruh biaya pengobatan.

Sejak Mahmud Farid pulang ke rumah, di masyarakat dan kalangan pesatren
berkembang isu bahwa Mahmud dikabarkan meninggal dianiaya polisi. Bahkan,
Kiai Makmun pun digosipkan telah meninggal dunia. Dan kata kabar angin itu,
saat pengasuh dan santri Condong digebuki di Polres Tasikmalaya, terdengar
ada kata-kata penghinaan dan pelecehan terhadap pemuka agama itu.

Bahkan, seorang pemilik warung di terminal Tasikmalaya pada TEMPO Interaktif
mengaku mendengar bahwa Ajeungan Mahmud diserang dengan kata-kata "PKI".
Tapi, Kepala Penerangan Kodam Siliwangi, Letkol Herman Ibrahim tak yakin
benar bahwa ada tuduhan "PKI" terlontar di Polres Tasikmalaya. "Ada baiknya
kita tunggu berita acara pemeriksaan," jelas Letkol Ibrahim.

Walhasil, isu pelecehan dan penghinaan serta kabar angin meninggalnya Ustadz
Mahmud meluas hingga ke luar Tasikmalaya. Akibatnya, banyak "simpatisan"
yang datang ke Tasikmalaya untuk mengkonfirmasikan berita ini. Memang
kebetulan ada seorang "Mahmud" yang meninggal, yakni seorang tukang kayu
yang tidak ada sangkut pautnya dengan peristiwa itu.

Kamis, 26 Desember 1996

Isu meninggalnya Ustadz Mahmud terus meluas. Maka pagi hari itu, sekitar
pukul 10.00, ribuan orang berkumpul di Masjid Agung Tasikmalaya, Jalan H.Z.
Mustofa, untuk melakukan doa bersama. Di tengah ribuan massa yang terus
bertambah, Komandan Korem 062 Tarumanegara, Kolonel M. Yasin, menjelaskan
bahwa oknum-oknum polisi yang menganiaya Ustadz Mahmud beserta dua santrinya
sudah ditangani oleh Detasemen Polisi Militer.

Ketika ribuan orang berada di masjid, ribuan yang lain diam-diam mulai
bergerak ke arah Markas Polres di Jalan Yudanegara, yang berjarak sekitar
500 meter dari masjid agung. Massa menuntut agar Kapolres meminta maaf
secara terbuka. Bupati dan Kapolres yang tengah berada di Mapolres berusaha
menenangkan massa yang kian tak sabar, sembari meneriakkan takbir. Aparat
keamanan berbaju hijau yang telah siaga berusaha menghalau massa agar tidak
merusak markas Polres Tasikmalaya itu.

Sementara itu, massa di masjid agung akhirnya terpecah-pecah. Sebagian mulai
bergerak ke arah Jalan H.Z. Mustofa dan mulai melakukan perusakan dan
pembakaran. Dua departmen store besar, Matahari dan Yogya, adalah bangunan
pertama yang dihajar massa dengan batu dan kemudian dibakar.

Dari Jalan H.Z. Mustofa, massa mulai menyebar ke arah Barat. Yang lainnya
menuju arah Timur dan massa inilah yang membakar Gereja Katolik Salib Suci.
Sementara nasib gereja lainnya yang berada di Jalan Salakaso, Cipatujah,
Veteran, dan Wiratuningrat, akhirnya mengalami nasib serupa. Gereja-gereja
itu dibakar dan dirusak.

Aparat keamanan yang berasal dari Batalyon 330 Bandung, Batalyon 323
Majalengka, Batalyon 301 Sumedang, serta dari Kostrad dan Arhanud, segera
menghalau massa ke luar kota Tasikmalaya. Walau sudah mengerahkan sekitar
800 personil, namun pembakaran dan pengrusakan masih terus berlanjut. Bahkan
kerusuhan meluas hingga Ciawi yang berbatasan dengan Kabupaten Ciamis, yang
berjarak sekitar 50 kilometer dari Masjid Agung Tasikmalaya. Massa yang
sudah menyusut, ditaksir berjumlah lima ribu orang, masih merusak dan
membakar tiga pabrik, sejumlah toko, serta membakar mobil yang diyakini
milik warga non pribumi.

Kejadian serupa juga terjadi di Kawasan Sawalu yang berbatasan dengan
Kabupaten Garut. Selain toko dan kendaraan, beberapa mapolsek dan pos polisi
dirusak massa. Aksi perusakan dan pembakaran di luar kota Tasikmalaya
berlangsung hingga Jumat dinihari, 27 Desember 1996.

Sementara di Kota Tasikmalaya, aparat keamamana baru dapat menguasai keadaan
sekitar pukul 17.00 WIB pada hari Kamis naas itu. Di beberepa tempat saat
itu masih terjadi pembakaran mobil, motor, dan apa saja milik warga nonpri.

Pukul 21.00, Panglima Kodam III Siliwangi, Mayjen TNI Tayo Tarmadi, datang
ke Pondok Pesantren Condong untuk mengetahui kondisi kesehatan Ustadz Mahmud
dan bertemu dengan KH Makmun. Satu jam kemudian Pangdam mengajak KH Makmun
untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat melalui radio di pendopo
kabupaten. Dalam penjelasannya di radio, pimpinan pondok pesantren berusia
74 tahun itu, membantah isu bahwa putranya, Ustadz Mahmud, telah meninggal
dunia. Ia menegaskan, bahwa kondisi putranya hingga malam itu dalam keadaan
sehat wal-afiat.

Dalam peristiwa itu sempat ditahan 106 orang, namun sebagian dibebaskan
karena dianggap hanya ikut-ikutan. Sedangkan yang ditahan di Polres
Tasikmalaya tercacat 89 orang, tiga diantaranya wanita. Sementara korban
yang meninggal adalah Kio Wie, 60 tahun, meninggal karena terjebak api, Eli
Santoso, 34 tahun, tewas karena penyakit jantung. Keduanya adalah warga
keturunan Cina. Dua orang lainnya tewas akibat amukan massa dan terjatuh
dari truk saat kerusuhan terjadi. Kedua korban terakhir ini diduga ikut
dalam rombongan massa.

Jumat sampai Minggu, 27 sampai 29 Desember 1996

Masyarakat Tasikmalaya masih diliputi ketakutan. Puluhan toko dan pabrik
banyak yang menghentikan aktivitasnya. Sementara di berbagai sudut kota,
tembok, dan toko-toko, serta kendaraan bermotor, banyak dijumpai kata-kata
"muslim" atau "kepunyaan keluarga muslim". Agaknya, ini upaya untuk
menghindari amukan massa. Aparat Pemda dibantu organisasi pemuda dan karang
taruna, serta masyarakat pesantren, mulai membersihkan sisa-sisa kerusuhan.

Senin, 30 Desember 1996

Pangdam Siliwangi selaku Ketua Bakorstanasda Jawa Barat bersama Kapolda dan
Gubernur Jawa Barat, mengadakan silaturahmi dengan tokoh dan alim ulama
se-Tasikmalaya. Hadir dalam acara tersebut, Menteri Agama Tarmizi Taher,
Ketua MUI KH Ali Yafie, anggota Komnas HAM Albert Hasibuan dan tokoh-tokoh
non-Islam.(Lihat Pendapat: "Di Tingkat Nasional Kerukunan Terwujud, Tapi
Belum di Bawah...")

Kerusuhan yang diperkirakan menelan kerugian Rp 85 miliar tersebut
disesalkan banyak pihak. Kapolda Jawa Barat, Mayjen Nana Permana, yang
aparatnya dituduh memicu kerusuhan ini berjanji akan menindak tegas anak
buahnya yang melakukan pelanggaran. "Semua berkasnya belum saya terima.
Mengenai hukuman, mahkamah militer yang akan memutuskan," ujar Nana Permana
yang asli Tasikmalaya ini.(Lihat Wawancara Mayjen Nana Permana: "Bermata Tak
Melihat, Berkuping Tak Mendengar")

Benarkah Peristiwa Tasikmalaya melulu soal kekesalan pada polisi? Tatang
Setiawan, Ketua Bina Sektor Informal Tasikmalaya, melihat lain ada penyebab
yang lain. Yaitu, kekecewaan masyarakat selama ini yang secara ekonomi
terpinggir. "Masyarakat Tasikmalaya itu kreativitasnya di bidang kredit,
bordir, anyaman, dan peternakan. Sebelum masuk pemodal kuat, mereka dapat
hidup layak dari usaha mereka. Tapi sekarang dengan masuknya konglomerasi,
masyarakat Tasikmalaya terpinggirkan," kata Tatang yang punya anggota 1200
orang ini yang bergerak di 60 kelompok sektor informal.(Lihat Wawancara
Tatang Setiawan: "Konglomerat Datang, Mereka Pun Terpinggirkan")

Senin, 30 Desember 1996

Kota Tasikmalaya, peraih Adipura 1995, berangsur-angsur pulih. Rakyat
kembali sibuk dengan kegiatannya. Sejumlah angkutan kota mulai melayani
masyarakat. Begitu pula kesibukan aparat pemerintahan. Polisi yang
sebelumnya seperti "menghilang" dari jalanan, kembali menjalankan tugasnya
mengatur lalu lintas. Namun, sebagian besar toko, swalayan, dan bank-bank di
Kota Tasikmalaya masih tutup. Sementara sisa-sisa kerusuhan sudah tidak
tampak di jalan. Hanya bangunan hangus yang jadi saksi kerusuhan yang paling
parah sepanjang sejarah Tasikmalaya itu.


Sapanjang néangan kidul kalér deui kalér deui Sapanjang néangan wétan kulon deui kulon deui Sapanjang néangan aya euweuh deui euweuh deui (H. Hasan Mustapa)
________________________________________________________

Offline

 

#5 2008-12-18 01:33:23

yoens
Moderator
Dari: Tasikmalaya
Terdaftar: 2008-11-06
Posting: 1333
Situs Web

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

@ Andri S Krisnaya

o iya kang, saya baru ingat lagi...waktu itu massa mengepung kantor polisi di Yudanegara, seingat saya juga dulu ada selentingan bahwa ada kiyai yang meninggal di pukul polisi, begitu selentingannya. Cuma sebab nya waktu itu saya ga tahu kenapa. umumnya waktu itu tetangga saya mengetahui bahwa ada kerusuhan yg bermotif ras. Begitu kang. Nuhun Infona.

Offline

 

#6 2008-12-18 01:51:41

Andri S Krisnaya
Moderator
Terdaftar: 2008-08-19
Posting: 1583

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

sami2 ,jadi emut sim kuring teh kapungkur nuju maen game di komputer sareng rerencangan, ari sim kuring mah kaluar ningal aya raramean teh ..sim kuring ngiring ningal waktos toko Roti Ramona, Toko besi diobrak abrik, gareja diduruk, ari rerencangan mah ngahephep bari ngadedgdeg...ku sim kuring ditaros kunaon teu kaluar?  ari walerna na " na kamu teu nyaho tempo atuh panon saya! panon saya pan sipit ...pejet atuh saya mun kaluar..!". ,,harita sim kuring nembe emut yen rerencangan teh orang sunda asli ngan Sipit .


Sapanjang néangan kidul kalér deui kalér deui Sapanjang néangan wétan kulon deui kulon deui Sapanjang néangan aya euweuh deui euweuh deui (H. Hasan Mustapa)
________________________________________________________

Offline

 

#7 2008-12-18 08:40:26

yoens
Moderator
Dari: Tasikmalaya
Terdaftar: 2008-11-06
Posting: 1333
Situs Web

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

@ Andri S Krisnaya

ari kitu mah rerencangan kang Andri teh sami sareng abi
yaitu PRI-PIT
Pribumi tapi Sipit.
smile

Offline

 

#8 2008-12-18 08:46:00

ervin_rie
CPNS
Dari: jakarta
Terdaftar: 2008-08-19
Posting: 249
Situs Web

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

yoens menulis:

@ Andri S Krisnaya

ari kitu mah rerencangan kang Andri teh sami sareng abi
yaitu PRI-PIT
Pribumi tapi Sipit.
smile

tapi aya kajantenan cenah nya.. urang cina asli..
tapi pas kerusuhan toko srg bumina malah dilindungi ku warga..
silidik punya silidik ternyata si engko eta teh sahari2na bageur ka sasama..
sok masih kanu leutik tur nulung kanu butuh..
mudah2an masih aya jalmi2 kawas kitu.. smile

~padahalmah1dina1000nubageurnamah

Offline

 

#9 2008-12-19 13:46:53

hilwa
Tenaga Honorer
Dari: Kota Binjai
Terdaftar: 2008-06-14
Posting: 70

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

ksatria_pasundan menulis:

muhun kang, sami..!!
kaleresan pribados oge nuju kelas 3 SMP, di SMPN 1 Tasik.

waah, geuning aya kaka kelas di dieu nya?
kapungkur simkuring ge nuju kelas 2 smp ( SMPN 1 Tasik ), kaleresan kelas'na nuju di payun, di bangunan nu heubeul.
waktos eta, sapanjang jalan otista sepi, siga nu di blokir. sim kuring sareng rerencangan teu ngaraos aneh, diajar sapertos biasana.
tapi teu lami, kadangu aya nu rame, katingali haseup di mana2, tempat sampah&rambu2 lalu lintas d rarusak, janten we teu janten diajarna, da pada panasaran. akhirna pada narongton, bari nu teu ngartos tea aya naon saleresna.
alhmdulillah, simkuring tiasa uih ka rorompok, naek angkot 06, eta ge mendak angkot di jalan ampera, ti smp 1 papah ngalangkungan jl.kahuripan.
mudah2an ulah sampei kajadian deui nu siga kitu, nyata karugiannana teu sakedik.

duuh, punten ah, teu tiasa nganggo bhs sunda nu sae big_smile


http://i269.photobucket.com/albums/jj72/myem0/01/cute-rabbit-emoticon-001.gifhttp://lilypie.com/pic/090106/qqQ4.jpghttp://b5.lilypie.com/wn80p7/.png

Offline

 

#10 2008-12-20 05:46:07

safir
Kasubag
Terdaftar: 2008-03-24
Posting: 1354
Situs Web

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

hilwa menulis:

ksatria_pasundan menulis:

muhun kang, sami..!!
kaleresan pribados oge nuju kelas 3 SMP, di SMPN 1 Tasik.

waah, geuning aya kaka kelas di dieu nya?
kapungkur simkuring ge nuju kelas 2 smp ( SMPN 1 Tasik ), kaleresan kelas'na nuju di payun, di bangunan nu heubeul.
waktos eta, sapanjang jalan otista sepi, siga nu di blokir. sim kuring sareng rerencangan teu ngaraos aneh, diajar sapertos biasana.
tapi teu lami, kadangu aya nu rame, katingali haseup di mana2, tempat sampah&rambu2 lalu lintas d rarusak, janten we teu janten diajarna, da pada panasaran. akhirna pada narongton, bari nu teu ngartos tea aya naon saleresna.
alhmdulillah, simkuring tiasa uih ka rorompok, naek angkot 06, eta ge mendak angkot di jalan ampera, ti smp 1 papah ngalangkungan jl.kahuripan.
mudah2an ulah sampei kajadian deui nu siga kitu, nyata karugiannana teu sakedik.

duuh, punten ah, teu tiasa nganggo bhs sunda nu sae big_smile

wah aya 2 kakak kelas 2 tingkatan yeun, simkuring basa eta kelas 1 kelas i, kelasna anu caket mushola


pemberani bukanlah orang yang tidak memiliki rasa takut
tapi orang yang berani menghadapai rasa takutnya

Offline

 

#11 2008-12-20 05:51:29

hilwa
Tenaga Honorer
Dari: Kota Binjai
Terdaftar: 2008-06-14
Posting: 70

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

safir menulis:

wah aya 2 kakak kelas 2 tingkatan yeun, simkuring basa eta kelas 1 kelas i, kelasna anu caket mushola

syiip , reunian deh big_smile


http://i269.photobucket.com/albums/jj72/myem0/01/cute-rabbit-emoticon-001.gifhttp://lilypie.com/pic/090106/qqQ4.jpghttp://b5.lilypie.com/wn80p7/.png

Offline

 

#12 2008-12-20 05:53:28

safir
Kasubag
Terdaftar: 2008-03-24
Posting: 1354
Situs Web

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

hilwa menulis:

safir menulis:

wah aya 2 kakak kelas 2 tingkatan yeun, simkuring basa eta kelas 1 kelas i, kelasna anu caket mushola

syiip , reunian deh big_smile

tapi sigana moal kenal nya, simkuring na teu gaul eum


pemberani bukanlah orang yang tidak memiliki rasa takut
tapi orang yang berani menghadapai rasa takutnya

Offline

 

#13 2008-12-20 07:17:57

ADMIN
Administrator
Terdaftar: 2008-05-03
Posting: 243

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

MOHON TIDAK MENULISKAN SESUATU YANG BERSIPAT SARA !!!!!!!
TOPIK INI SEDANG DALAM PENGAWASAN.............................................  !!!!!!!!!!!!!!!!
TERIMA KASIH ATAS PERHATIAANYA.

Offline

 

#14 2008-12-20 10:36:02

yoens
Moderator
Dari: Tasikmalaya
Terdaftar: 2008-11-06
Posting: 1333
Situs Web

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

ADMIN menulis:

MOHON TIDAK MENULISKAN SESUATU YANG BERSIPAT SARA !!!!!!!
TOPIK INI SEDANG DALAM PENGAWASAN.............................................  !!!!!!!!!!!!!!!!
TERIMA KASIH ATAS PERHATIAANYA.

Sekiranya ada isi posting yang mengandung SARA, hendaknya digaris bawahi saja, agar yang lain tau, dimana SARA nya.
Apabila tidak berkenan, silahkan dihapus saja oleh ADMIN.

Offline

 

#15 2008-12-20 12:41:02

ervin_rie
CPNS
Dari: jakarta
Terdaftar: 2008-08-19
Posting: 249
Situs Web

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

leres tah kang.. pami aya nu ngahina2 ka SARA.. tlg dihapus saja.. smile

Offline

 

#16 2008-12-22 04:21:09

Andri S Krisnaya
Moderator
Terdaftar: 2008-08-19
Posting: 1583

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

ADMIN menulis:

MOHON TIDAK MENULISKAN SESUATU YANG BERSIPAT SARA !!!!!!!
TOPIK INI SEDANG DALAM PENGAWASAN.............................................  !!!!!!!!!!!!!!!!
TERIMA KASIH ATAS PERHATIAANYA.

Pak Admin Hapunten maksad pak Admin teh sigana TIDAK MENULISKAN YANG MENYINGGUNG BERKENAAN DENGAN SARA kitu sigana nya? soalna upami maksadna "MOHON TIDAK MENULISKAN SESUATU YANG BERSIPAT SARA!". pan SARA teh singkatan tina (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan) , atuh thread ngeunaan Agama, Thread ngeunaan kasundaan, oge thread nusanesna anu aya patula patalina sareng SARA oge atuh kedah diwarning !.


Sapanjang néangan kidul kalér deui kalér deui Sapanjang néangan wétan kulon deui kulon deui Sapanjang néangan aya euweuh deui euweuh deui (H. Hasan Mustapa)
________________________________________________________

Offline

 

#17 2008-12-22 05:15:46

ervin_rie
CPNS
Dari: jakarta
Terdaftar: 2008-08-19
Posting: 249
Situs Web

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

basa eta saya nu pangsieun2na mah.. sieun bumi nu di mangkubumi kena huru hara oge..
mana basa eta teu aya hulu peda (alias HP)
duh harap2 cemas we lah shari semalam teh..
kawas jaman perang.. di loteng ngupingkeun siaran RSPD TAsik.. big_smile

Offline

 

#18 2008-12-22 09:00:52

Gobang
CPNS
Dari: Gobang, Singkup, Cibeureum
Terdaftar: 2008-02-23
Posting: 286

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

Bener2 tasik edun etamah. kapungkur sim kuring nuju kls 2 Di SMP 3 tasik. tapi kaleresan simkuring bagean pagi janten tos di bumi. sabot tas kerusuhan eta rumah ibadah anu di jl merdeka di duruk + di tinggangan.


Wasalam,

Kampung Gobang, Ujung Wetan Kota Tasikmalaya

Offline

 

#19 2008-12-22 10:13:06

yoens
Moderator
Dari: Tasikmalaya
Terdaftar: 2008-11-06
Posting: 1333
Situs Web

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

Andri S Krisnaya menulis:

Pak Admin Hapunten maksad pak Admin teh sigana TIDAK MENULISKAN YANG MENYINGGUNG BERKENAAN DENGAN SARA kitu sigana nya? soalna upami maksadna "MOHON TIDAK MENULISKAN SESUATU YANG BERSIPAT SARA!". pan SARA teh singkatan tina (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan) , atuh thread ngeunaan Agama, Thread ngeunaan kasundaan, oge thread nusanesna anu aya patula patalina sareng SARA oge atuh kedah diwarning !.

Maksud kang Admin yang pertama mungkin Kang Andri, kalo yang kedua, thread2 yang disebut diatas kena semua.

Offline

 

#20 2008-12-22 13:29:54

vick
Tenaga Honorer
Dari: Sukanagara - Tasikmalaya
Terdaftar: 2008-12-10
Posting: 27
Situs Web

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

bade wararas nya kang Andri S Krisnaya ,,,,kaleureusan abi dina harita nembe kelas 4 SD, teu patos terang asal usul na....sad


smile big_smile cool

Offline

 

#21 2008-12-22 16:15:29

tsauri28
Tenaga Honorer
Terdaftar: 2008-12-13
Posting: 72
Situs Web

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

1996? sami nembe kls 4.., nu terang teh sakola libur harita teh.. big_smile


Tsauri28 . Freelance . Webdesigner . Moodle . Wordpress . Joomla . and other...
visit : MyHaley.com, IT Solution for Education

Offline

 

#22 2008-12-23 01:25:04

rahayat_balangsak
CPNS
Terdaftar: 2008-03-24
Posting: 138

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

Masyarakat tasik sangat sensitif terhadap golongan tertentu yang minoritas secara kuantitatif tetapi menguasai sektor perdagangan.
Trus si eta mah hese gaul jeung batur, ngobrol jeung maranehna sok make basa maranehna.
Mun nyieun imah ge sok dipageur jangkung, ulah kaciri batur, tara milu kegiatan di daerahna.
Koret ka sasama....


Nu wani nanjeurkeun KKN... Gelut jeung KURING.

Offline

 

#23 2008-12-23 02:37:18

salman
Staff
Dari: -7.359610, 108.220140
Terdaftar: 2008-03-22
Posting: 728
Situs Web

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

1996 hmmm....  nembe lulus SMP di Bandung keneh ... mung ngadangu beritana wungkul ....


http://www.energiintiruh.com/wp-content/themes/DarkZen/images/ad.gif

Offline

 

#24 2008-12-23 06:19:54

ervin_rie
CPNS
Dari: jakarta
Terdaftar: 2008-08-19
Posting: 249
Situs Web

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

waduh seueur nu saangkatan geuning nya..
saha deui yeuh nu kaluaran smp 2 alias nedutaz.. saya kaluaran 97..

Offline

 

#25 2011-01-19 02:10:10

vanoranje
Tenaga Sukwan
Terdaftar: 2011-01-19
Posting: 1

Re: Kerusuhan Tasikmalaya 1996

Duh kang sigana langkung afdol tah pami sareng foto''na

Offline

 

Catatan kaki forum

© Copyright 2007–2008 Pemerintah Kota Tasikmalaya